Cara Bayar Pajak NPWP di Kantor POS

Bagaimana cara membayar Pajak NPWP di Kantor POS? Meski sudah memiliki sistem perpajakan yang terintegrasi, namun tak sedikit wajib pajak yang belum paham. Terutama dengan melaporkan dan membayar pajak. Padahal sudah ada aplikasi pajak yang mudah dan sederhana. Wajib pajak dapat menggunakannya untuk pelaporan dan pembayaran melalui ponsel. Bagi yang belum paham cara menggunakannya, wajib pajak bisa memanfaatkan pembayaran pajak NPWP di kantor POS. Tapi bagaimana dengan mereka yang tidak mengerti atau menggunakannya?

POS Indonesia sebagai badan usaha milik negara ditunjuk oleh pemerintah untuk memberikan pelayanan penerimaan negara. Dinas Pendapatan Negara menerapkan Sistem Penagihan yang dikenal dengan MPN G-2. Berdasarkan PERMEN Keuangan No. 32/PMK.05/2014 tentang Sistem Penerimaan Negara Secara Elektronik dan Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan No. 121/PB/2014 tanggal 21 April 2014 telah menunjuk PT Pos Indonesia (Persero) sebagai Persepsi Pos yang menerapkan Sistem Penerimaan Negara Elektronik karena berdasarkan hasil UAT (User Acceptance Test). Salah satu penerimaan dari neraca adalah pajak. Sehingga wajib pajak dapat membayar pajak di seluruh kantor pos di Indonesia yang berjumlah 4.154 kantor.

PROSEDUR Cara Bayar Pajak NPWP di Kantor Pos

Cara bayar pajak NPWP di kantor POS
Ilustrasi pembayaran pajak di kantor pos

Sebagai wajib pajak, Anda harus membayar pajak setiap tahun. Meskipun penghasilan kena pajak tidak pasti, setidaknya Anda melaporkan pajak Anda. Banyak wajib pajak yang enggan membayar pajak karena rumitnya sistem perpajakan, baik sistem pelaporan maupun pembayaran, tapi itu dulu. Kini sistem pelaporan pajak sudah berbasis online dan terintegrasi. Jadi tidak ada alasan untuk tidak membayar pajak. Bahkan jika Anda bingung, ada cara alternatif untuk membayar pajak NPWP Anda di kantor POS.

Tata Cara Pembayaran Pajak

Wajib Pajak harus mendapatkan kode tagihan sebelum membayar pajak NPWP. Kode billing merupakan kode pembayaran pajak yang sudah terintegrasi dengan identitas wajib pajak. Jadi tidak perlu memerlukan kartu identitas, npwp, cukup kode billing yang akan dimasukkan oleh sistem. Sistem akan membaca identitas wajib pajak. Kode bowling dapat ditemukan di situs web resmi pajak Indonesia.

READ ALSO :   Syarat dan Cara Daftar GarudaMiles Garuda Indonesia

Cara mendapatkan kode tagihan

  • Kunjungi situs web resmi pajak Indonesia di Silahkan daftar untuk mendapatkan kode billing
  • Pendaftaran akun gratis menggunakan No NPWP, Isi juga data-data yang dibutuhkan.
  • Jika Anda sudah mendapatkan ID pengguna, masuk ke situs Sistem Penagihan dengan ID Pengguna Anda
  • Input data pembayaran pajak yang akan dilakukan
  • Catat kode billing yang terdiri dari 15 digit untuk pembayaran yang diperlukan di Kantor POS

Membayar Pajak NPWP

  • Datanglah ke kantor POS terdekat tempat tinggal Anda dengan membawa kode billing dan sejumlah uang untuk membayar
  • Beritahu petugas yang mau bayar pajak, lalu serahkan atau tunjukkan Kode Tagihan ke Loket Kantor Pos
  • Membayar sejumlah uang sesuai dengan jumlah pajak yang dibayarkan
  • Simpan kwitansi/kwitansi sebagai bukti pembayaran pajak jika diperlukan

Baca juga: Cara Menghitung Pajak Bunga Deposito Bank

Begitulah cara bayar pajak NPWP di kantor POS. Selain kantor POS, ada juga Bank Mandiri yang ditunjuk sebagai layanan penerimaan negara. Anda dapat pergi ke bank Mandiri jika POS terlalu jauh dari tempat tinggal Anda. Bagi yang ingin mudah dan cepat bisa menggunakan ATM, Mobile banking, SMS dan internet banking untuk pembayaran pajak. Demikian, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih

Tinggalkan komentar