Tabel Pinjaman Bank BRI Dengan Sertifikat Rumah Bergaransi 2022

Pinjaman Bank BRI dengan jaminan sertifikat rumah

Di tengah kondisi ekonomi keluarga yang sulit, terkadang ada kebutuhan yang membuat kita semakin rumit. Ketika kebutuhan membutuhkan uang tunai dalam jumlah besar, sementara kita belum dibayar atau sedang banyak membutuhkan. Cara lain untuk menutupi semua kebutuhan adalah dengan meminjam uang dari teman dan kerabat. Namun, jika teman dan kerabat tidak bisa diandalkan, alternatif lain adalah memilih pinjaman bank. Ada banyak pilihan bank yang menawarkan pinjaman cicilan ringan. Salah satunya, Anda bisa mengajukan pinjaman Bank BRI. Dijamin sertifikat rumah atau tanah mendapatkan plafon yang besar.

Bank BRI sebagai bank milik pemerintah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menawarkan berbagai pinjaman untuk keperluan modal usaha, investasi untuk kebutuhan konsumtif seperti pembelian barang bergerak, perbaikan rumah, biaya pengobatan dan biaya pendidikan. Anda bisa mendapatkan pinjaman dengan atau tanpa agunan. Kredit tanpa agunan atau lebih dikenal dengan kredit tanpa agunan bisa Anda dapatkan BRI KTA dengan syarat penghasilan minimal sesuai ketentuan, sedangkan kredit agunan bisa menggunakan sertifikat rumah, tanah, BKPB atau surat berharga lainnya.

Kenali Pinjaman Bank BRI

Pinjaman BRI dikenal luas oleh masyarakat sebagai salah satu penyedia pinjaman berbunga rendah. BRI memiliki 4 jenis produk pinjaman yang dapat Anda pilih sesuai dengan latar belakang dan kebutuhan masing-masing, yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Mikro, KTA dan Kredit Program. Setiap jenis pinjaman memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda dan terdapat kriteria calon debitur atau segmen khusus yang dibidik oleh BRI. Silahkan sesuaikan jaminan pinjaman bri bank untuk sertifikat rumah dengan kebutuhan Anda berdasarkan jenis pinjaman di bawah ini.

Kredit Usaha Rakyat

KUR adalah program kredit pemerintah yang ditujukan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang bisa dilakukantapi belum bankable. Syarat dan ketentuan harus memiliki usaha minimal 6 bulan aktif dan memiliki legalitas usaha. Ada 3 jenis KUR yaitu KUR Mikro dan KUR TKI dengan plafon 25 juta, dan KUR Ritel dengan plafon 500 juta. Baca Selengkapnya: Syarat dan Cara Pengajuan KUR BRI

READ ALSO :   Cara Menggunakan Moneter Telkomsel Untuk SMS Telepon

KTA BRI

KTA BRI adalah pinjaman bank BRI yang tidak perlu meninggalkan aset berharga untuk jaminan. Pinjaman ini dapat diajukan oleh siapa saja dengan persyaratan penghasilan minimal atau gaji tetap 3 juta per bulan. Produk KTA BRI disebut BRIguna, BRIguna terdiri dari 3 jenis BRIGuna yaitu BRIGuna Karya untuk pegawai negeri, BRIGuna Purna untuk Pensiunan, dan BRIGuna Umum untuk pegawai umum. KTA ini dapat digunakan untuk tujuan produktif maupun non produktif.

Kredit Mikro, Kupedes BRI

Kupedes bisa menjadi solusi bagi anda yang belum memiliki kriteria debitur KUR dan KTA BRI, karena Kupedes sangat menyasar masyarakat kalangan bawah, baik perorangan maupun pengusaha kecil yang layak. Hanya saja untuk mendapatkan pinjaman kupedes BRI membutuhkan agunan. Jaminan tersebut dapat berupa sertifikat rumah, tanah, BPKB sepeda motor atau mobil.

Pinjaman Bank BRI Dengan Jaminan Sertifikat Rumah

Sebenarnya pengajuan pinjaman Bank BRI dengan jaminan sertifikat rumah dan tanah bisa dilakukan di semua jenis pinjaman BRI selama memenuhi syarat dan ketentuan. Misalnya Anda ingin mengajukan KUR, Anda bisa melampirkan jaminan sebagai tambahan modal dari cairnya nominal uang dari KUR. Namun calon debitur tetap sesuai dengan ketentuan KUR. Berbeda dengan Kupedes, calon debitur tanpa slip gaji dan legalitas usaha bisa mengajukan, asalkan ada jaminan sertifikat rumah atau lainnya.

Cara menggadaikan sertifikat rumah di Bank BRI untuk pinjaman hampir sama dengan pengajuan pinjaman lainnya. Pastikan sertifikat rumah yang Anda jamin adalah milik Anda sendiri, bukan untuk sengketa atau masalah seperti tunggakan pajak. Jadi bayar pajak dulu sampai selesai baru bisa menggadaikannya. Adapun syarat-syarat pinjaman dengan hak tanggungan sertifikat rumah di Bank BRI antara lain:

  1. Fotokopi KTP sendiri dan suami/istri (bagi yang sudah menikah)
  2. buku nikah suami/istri
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  4. Foto suami istri ukuran 4×6 masing-masing 2 lembar
  5. Surat Keterangan Usaha dari desa (jika Anda memiliki usaha kecil)
  6. Jaminan berupa sertifikat rumah asli dan fotokopinya
  7. Surat Domisili (jika melamar di luar cabang sesuai alamat KTP)
READ ALSO :   Gadai BPKB Motor di Adira Finance 2022

Catatan:

  • Jika sertifikat rumah/tanah milik orang lain yang dijamin (misalnya orang tua atau saudara) maka Anda harus melampirkan fotokopi KTP suami dan istri pemilik sertifikat.
  • Jika ada kesalahan pencetakan sertifikat (misalnya perbedaan nama antara sertifikat dan pemilik sertifikat) yang bersangkutan. Anda dapat meminta sertifikat dengan nama yang berbeda dari desa. Surat tersebut memberikan bukti bahwa nama yang tercantum pada sertifikat dengan nama yang tercantum pada KTP adalah orang yang sama.
Bunga dan Nominal Pinjaman Dana

Suku bunga yang diterapkan di BRI sama dengan bank pada umumnya, yaitu 9-12 persen untuk pinjaman satu tahun, 10-14 persen untuk jangka waktu pinjaman dua tahun, dan 15 persen untuk pinjaman 3 tahun. Semakin lama jangka waktu pinjaman, semakin besar bunga yang dikenakan atas pinjaman tersebut. Untuk menghindari bunga yang tinggi, sebaiknya Anda tidak meminjam dalam waktu lama di bank dan sesuaikan kemampuan finansial Anda untuk melunasi pinjaman melalui cicilan atau cicilan bulanan.

Besaran atau nilai jaminan pinjaman bank BRI untuk sertifikat rumah sesuai dengan nilai harga rumah itu sendiri. Semakin besar nilainya, semakin besar jumlah dana likuid. Besaran atau persentase pinjaman maksimal yang diberikan oleh bank adalah sekitar 70-80 persen dari nilai agunan. Misalnya, nilai jaminan rumah Anda dianggap memiliki nilai Rp. 200 juta, maka bank akan mengucurkan maksimal 160 juta.

Prosedur Aplikasi Pinjaman

  1. Setelah melengkapi semua persyaratan pinjaman, silakan kunjungi kantor cabang Bank BRI sesuai domisili Anda, lalu dapatkan Pelayanan pelanggan (CS) untuk mendaftarkan aplikasi pinjaman.
  2. Bank akan menyediakan formulir untuk diisi, setelah selesai dapat menyerahkan formulir tersebut beserta segala persyaratannya.
  3. Bank akan menerima aplikasi dan melakukan survei rumah menanyakan tentang rumah, bisnis dan pekerjaan dll.
  4. Proses pengajuan setelah survei, menunggu informasi persetujuan disetujui atau tidak. Proses approval memakan waktu 3-7 jam kerja tergantung antrian.
  5. Jika sudah disetujui, Anda akan dihubungi oleh pihak bank dan disuruh membawa 6 buah materai 6000 untuk menandatangani perjanjian/perjanjian kredit.
  6. Dana akan dicairkan dalam beberapa jam setelah penandatanganan.
READ ALSO :   Cara Pesan Hotel di Traveloka Bayar di tempat

Setelah menerima dana, Anda diwajibkan untuk membayar cicilan atau cicilan pinjaman setiap bulannya sesuai tabel cicilan pinjaman yang telah ditetapkan oleh BRI. Cara pembayaran angsuran dapat dilakukan langsung melalui kantor BRI secara langsung (bisa melalui auto debit atau direct teller) atau jika ingin lebih mudah dapat membayar angsuran melalui poin pembayaran bank online (PPOB) seperti di Alfamart, Indomaret, atau Kantor Pos.

Jaminan Sertifikat Rumah Tabel Cicilan Pinjaman BRI

meja pinjaman tanpa jaminan bri

Risiko pinjaman dengan agunan

Selain itu, Anda juga harus menerima perjanjian pinjaman, jika suatu saat kredit macet, Bank berhak mengambil jaminan Anda (biasanya ada tahapan seperti surat peringatan). Kondisi seperti itu telah menjadi risiko pinjaman bank. Jadi, Anda harus menerimanya dengan lapang dada. Tidak perlu penyesalan atau outlet negatif lainnya. Jika Anda tidak tertarik dengan pinjaman semacam ini, Anda bisa mengajukan KTA syariah yang tidak memungut bunga.

Ya, itulah tadi informasi mengenai syarat, ketentuan dan tabel cicilan pinjaman Bank BRI yang menjamin sertifikat rumah yang bisa Anda gunakan untuk berbagai kebutuhan mendesak. Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat menghubungi Bank BRI melalui call center yang tersedia di 1500-789.

Tinggalkan komentar